PUTRI MANDALIKA DAN MOTO GP
Sebentar lagi perhelatan MotoGP bakal digelar di kawasan Indonesia timur, khususnya di provinsi Nusa Tenggara Barat.
Seluruh dunia akan terfokus pada satu titik di pulau Lombok.
Mandalika begitulah namanya. Kini telah berubah menjadi arena balapan bergengsi tingkat dunia. Akan banyak para rider MotoGP yang berkumpul di sana.
Jangan sampai ada yang mau juga pergi menonton di sana minggu depan.
Secara arena ini terbaik katanya di seluruh dunia, sekalian promosi daerah timur yang begitu kaya akan pemandangan yang indah.
Tetapi Tahukah kalian siapakah sebenarnya Mandalika itu???
Mari kita kembali ke masa lalu, dan ini bukan cerita nyata hanya legenda yang telah berkembang di masyarakat dan menjadi salah satu khasanah budaya Indonesia.
Menurut cerita, pada zaman dahulu tersebutlah sebuah kerajaan di pulau Lombok yang dipimpin oleh seorang raja bernama "Tonjang Beru".Ia mempunyai seorang istri yang bernama "Dewi Seranting" dan seorang putri yang sangat cantik bernama "Putri Mandalika".
Selain cantik Putri Mandalika adalah seorang putri yang terkenal dengan kerendahan hatinya.
Banyak pangeran dari segala penjuru, berkeinginan untuk mempersuntingnya menjadi istri. Putri Mandalika merasa bingung untuk menentukan pilihan. Dia tidak ingin menyakiti hati para pangeran yang datang. Dia tidak ingin hanya karena kecewa dengan keputusannya akan menimbulkan peperangan di antara mereka.
Untuk mengatasi hal ini Raja Tonjang Beru mengadakan kompetisi memanah di Pantai Seger Kuta. Ia mengajak seluruh pangeran untuk berpartisipasi dalam kompetisi itu. Aturannya sangat mudah barangsiapa yang dapat memanah dengan tepat pada target atau sasaran maka berhak menjadi calon suami Putri Mandalika.
Satu persatu pangeran berhasil menyelesaikan tantangannya dengan sempurna.
Setelah selesai kompetisi tidak ada yang menjadi juara karena semua pangeran mahir dalam hal memanah. Karena hal itu masing - masing menyatakan bahwa dirinya yang paling hebat.
Keadaan semakin tidak menentu. Dan pada akhirnya para pangeran tersebut mulai bertarung. Keadaan ini membuat Raja Tonjang Beru merasa bimbang dan dan ragu untuk menentukan sikap. Putri Mandalika sangat sedih karena peperangan bisa menimbulkan kerugian dan korban jiwa. Hatinya sedih karena hanya karena dirinya seorang banyak orang yang menjadi korban.
Pertempuran itu semakin menjadi-jadi karena para pangeran tersebut membawa semua bala tentaranya dalam kompetisi panahan. Putri Mandalika tidak ingin terjadinya perang besar dan melukai banyak orang.
Akhirnya ia menemukan sebuah ide cemerlang. Tampilah ia di depan semua orang dan berteriak dengan suara lantang.
"Hai kalian semua para pangeran yang terhormat, saya tahu kalian sangat mencintai dan ingin menjadikan saya sebagai istri. Tetapi saya tidak ingin menjadikan kalian semua bertempur dan mengalami kesedihan.
Saya ingin kalian semua bisa memiliki diri saya tetapi tidak sebagai pendamping hidup atau isteri, tetapi saya bisa dimiliki oleh semua orang", kata Putri Mandalika lagi.
Raja Tanjung Beru dan semua orang yang berada di pantai tidak mengerti dan memahami apa yang ia maksud. Sang raja pun mendekati sang putri. Secara tiba-tiba ia melompat ke laut dan kemudian menghilang ditelan gelombang laut yang besar. Semua orang terkejut dan menimbulkan kekacauan.
Semua pangeran berusaha berenang untuk menemukan Putri Mandalika, tetapi usaha mereka sia-sia saja.
Setelah berjuang selama beberapa jam untuk mencari Putri Mandalika. Secara tiba-tiba mereka menemukan banyak sekali cacing laut yang berwarna- warni di pantai.
Raja Tonja Beru kemudian menyadari bahwa putrinya telah berubah menjadi cacing laut, cacing ini biasa disebut "nyale".
Hingga kini orang-orang di Lombok selalu berusaha untuk menangkap nyale. Dagingnya sangat lezat sehingga membuat banyak orang yang datang ke pulau Lombok untuk menangkapnya.
Nyale hanya bisa ditemukan sekali setahun yakni pada bulan Pebruari dan Maret. Tradisi untuk menangkap cacing laut ini disebut "bau nyale".
( Translated from : ceritrakyat.50webs.com)
Demikian asal mula nama Sirkuit Mandalika itu ditentukan.
Sedikit penjelasan tentang kisah Putri Mandalika.
Cerita ini merupakan contoh text narratif folk tale bentuk legenda. Materinya adalah salah satu materi esensial yang dipelajari di kelas 10, jenjang SMK untuk kurikulum 2013. Yakni pada KD.3.8 Menganalisis fungsi sosial, struktur teks dan unsur kebahasaan beberapa teks narrative lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait legenda rakyat sederhana, sesuai konteks penggunaannya.
Dari kisah ini ada moral value yang bisa diteladani dari Putri Mandalika. Sebagai generasi penerus kita perlu bangga dengan berbagai macam cerita rakyat yang sangat menginspirasi.
Suatu kebanggaan bahwa negara kita juga menjadi tempat ajang balap motor bergengsi tingkat dunia sekelas MotoGP.
#salam_literasi
#salam_persatuan
#MotoGP_Indonesia
#PutriMandalika
#Lombok_Indonesia
#NTB
#NTT
Third Chapter, March 7 ²⁰²²
