Minggu, 19 Februari 2023

KEKASIH DAN RINAI HUJAN

KEKASIH DAN RINAI HUJAN 

 Kekasihku, 

Entah mengapa perasaanku jadi tidak menentu saat kumengenal dirimu di ujung jalan saat hujan turun sore itu.

Kamu hanya diam dan tak bersuara apa pun ketika aku mencoba untuk menyapamu...

Pipi dan rambutmu basah terkena air hujan yang mengalir dari sela-sela payungmu yang sobek

Nafasmu berat seakan tak bisa untuk dihembuskan leluasa dari paru-parumu...

Setiap hari, di setiap waktu yang sama...

Aku bahkan tak bisa melewatkan hari untuk memandangmu dari kejauhan

Berdiri sendiri dengan tatapan mata kosong tak berdaya, 

Mengapa kamu diam? 

Adakah sesuatu yang mengganjal hatimu sedemikian rupa sehingga tak mampu  lisanmu berkata?


Kekasihku,  

Jangan kau buat aku penasaran dengan segala tingkahmu ini...

Mereka yang memandangmu hanya bisa menatap namun tidak peduli

Pergi dan berlalu tanpa pernah ingin tahu tentang sesuatu yang terjadi.. 

Telah hilang insting dan naluri kemanusiaan karena ulah manusia tak beradab...


Kekasihku, 

Kemarin kamu masih berdiri di sana memakai selendang sutra putih...

Dan aku sempat melihatmu tersenyum dari kejauhan

Menatap ke arah langit yang mulai gelisah...

Menanti hujan yang akan segera menghampiri

Kamu melambaikan tangan ke arahku...

Tapi, 

Mengapa kakiku tak bisa melangkah?


Kekasihku, 

Pemandangan ini tidak seperti yang kuinginkan

Aku ingin melihatmu tersenyum dengan lebih leluasa lagi, lebih ceria lagi

Tak perlu menjelaskan siapa dirimu

Karena aku sudah tidak memperdulikan itu lagi

Yang kutahu bahwa, kamu pun sudah paham apa yang sebenarnya terjadi


Kekasihku, 

Terima Kasih sudah menjaga rahasia di antara kita

Hingga akhirnya aku pun harus merelakan

Bahwa sesungguhnya dunia kita berbeda dan tidak mudah untuk dipahami

Biarlah kisah kita menjadi kenangan terindah sepanjang sejarah hidupku.


Pesan: Hanya dengan hati kita bisa melihat apa yang dirasakan oleh orang lain


Rabbaka Fa Kabbir 

Kupang, 19 February 2023

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda