CURHAT BU GURU
CURHAT BU GURU
Gbr.Doc. Pribadi
Melihat mereka yang hadir mengikuti pelajaran
membuat aku hancur. Entah apa yang ada di dalam pikirannya mereka sehingga
tidak mau ikut. Aku mencoba untuk bertanya pada yang hadir.
Kamu tidak suka dengan ibu kow? Atau pelajaran yang
ibu sampaikan terlalu cepat? Atau ada alasan lain yang perlu ibu tahu?" Semua
diam dan sepi tak bersuara. Hal ini membuat diriku semakin merasa bersalah.
" Tidak ibu, mereka yang tidak hadir karena
malas saja. Kadang mereka datang tapi tidak masuk ke dalam kelas. Lebih banyak
duduk parkir di bengkel. Atau ada yang terlambat tapi tidak bisa masuk karena
pintu gerbangnya sudah terkunci.
Tapi Bu, pelajaran Bahasa Inggris ni terlalu sulit.
Kami tidak mengerti harus mulai dari mana. Apalagi ini adalah bahasa asing,
bukan bahasa kita. Oooo jadi begitu alasannya. Oke mari dengarkan sedikit ibu
bercerita.
Awalnya ibu juga tidak pernah bermimpi untuk menjadi
seorang guru apalagi guru bahasa. Tetapi kecintaan terhadap bahasa asing ini
sudah terbentuk sejak ibu berusia 8 tahun, yakni saat di sekolah dasar kelas 2.
Saat itu
masih di Flores. Orang tua ibu terutama bapak adalah seorang guru di sekolah
menengah atas di sana. Karena pendatang kami tidak memiliki tempat tinggal
permanen tapi diberikan sebidang tanah untuk dibangun sebuah rumah sederhana.
Tidak terlalu besar dan terlalu kecil karena lokasinya di kompleks sekolah.
Masih cukup untuk bercocok tanam dan beternak ayam.
Waktu Lebaran Idul Fitri. Setelah melaksanakan puasa
selama satu bulan tibalah hari kemenangan. Sudah menjadi tradisi Jika hari raya
kami sekeluarga mengadakan open house. Banyak tetangga dan kerabat yang datang berkunjung.
Tiba-tiba rumah kami kedatangan seorang pria asing.
Dari penampilannya bukan seperti orang Indonesia. Tubuhnya tinggi atletis sekitar
1 meter, memiliki rambut blonde berwarna pirang, kulitnya putih, hidung
mancung, memakai sepatu boot dan memakai
backpacker.
Tapi yang lebih aneh lagi dia tidak bisa berbahasa
Indonesian. Oh my Good kami tidak bisa berkomunikasi karena kendala bahasa.
Jelas-jelas orang tua Ibu yakni Bapak adalah seorang guru. Namun bukan
guru bahasa melainkan seorang guru sejarah. Waktu itu semua orang berpikir
bahwa yang namanya guru pasti serba bisa. Dugaan itu ternyata salah karena itu
semua perlu proses. Kita semua bisa jika mau berusaha dan bersungguh-sungguh.
Akhirnya dipanggilah Om Bapa Piet Pulli untuk
datang. Beliau adalah rekan sejawat bapak. Beliau seorang yang bisa berbahasa
Inggris dan Jerman. Seperti sudah menjadi kebiasaan beliau bercakap-cakap
dengan sang bule seperti air mengalir tanpa hambatan. Dari percakapan tersebut
beliau menyampaikan bahwa sang bule penasaran dengan peristiwa hari itu. Om
Bapa menjelaskan ini sudah menjadi tradisi kami. Jika hari Lebaran saudara yang
beragama Nasrani akan mengunjungi yang muslim. Sebaliknya jika Christmas
saudara muslim akan mengunjungi saudara yang Nasrani. Ia pun merasakan sesuatu
hal yang mungkin di negaranya tidak pernah seperti itu. Di New Sealand memang
ada perayaaan tapi tidak seperti kita di Indonesia. Sikap toleransi sudah
ditanamkan sejak dulu.
Semua bisa terjadi dan dimengerti karena Om Bapa bisa berbahasa Inggris. Luar biasa dan cerdas serta keren sekali. Sejak saat itulah Ibu berniat dalam hati untuk bisa seperti Om Bapa.
Mempelajari bahasa asing khususnya bahasa Inggris
adalah tantangan. Kita harus berusaha untuk keluar dari zona nyaman. Berusaha
untuk tidak menjadikannya sebagai beban
tetapi rasakan nikmatnya jika kita bisa berbicara dan berkomunikasi dengan orang asing. Suatu kebanggaan tersendiri bukan ? Terlebih lagi daerah kita memiliki banyak
potensi pariwisata yang makin berkembang maka sangat tidak menutup kemungkinan Alor ini menjadi destinasi yang akan ramai dikunjungi. Apakah kalian mau jadi penonton di daerah sendiri?
Salah satu triknya adalah perbanyak menghafal kosa kata baru yang tidak
dimengerti sambil terus berlatih. Jaman sudah semakin canggih segala kemudahan dapat kalian raih hanya dengan menjentikan jari. Banyak aplikasi mudah yang bisa diunduh atau digunakan untuk belajar. Sebagai contoh jika ingin belajar pengucapan sesuai dengan native speaker kalian tinggal klik aplikasi pada platform you tube maka lagu favorit yang akan kalian pelajari akan segera muncul. Di sana kalian bisa menikmati semua jenis musik, cara yang paling mudah. Selanjutnya kalian bisa mempraktekan pengucapan dengan merekam suara sendiri. Gawai atau telepon genggam kalian sudah bersifat android atau canggih. Semua instruksi dapat digunakan untuk memudahkan proses pembelajaran. Ala bisa karena biasa. Apalagi sekarang
bahasa Inggris sudah menjadi bahasa dunia. Jika ingin menguasai dunia mari
kuasai Bahasa Inggris.
Untuk apa kita membandingkan suatu hal yang semua
orang bisa menggapainya. Sifat sombong dan iri hati akan membawa kehancuran.
Kalian akan hidup di jaman yang berbeda dengan kami. Akan ada banyak perubahan yang terjadi dan membutuhkan kelincahan berpikir dan berkomunikasi. Kita tidak mungkin akan hidup selamanya dalam garis yang sama, tetapi kita harus ke luar melihat luasnya dunia. Bagaimana caranya yaitu dengan menguasai Bahasa Asing, khususnya Bahasa Inggris.Ingat
Tuhan tidak akan merubah nasib kita jika kita sendiri tidak mau untuk
merubahnya. Mulailah dari sendiri dan sebarkan energi positif untuk orang lain. Kalau bukan kita siapa lagi. kalau bukan sekarang kapan lagi,.Waktu akan terus berputar dan tidak mungkin akan kembali lagi.
Ayo raih mimpimu dengan penuh keyakinan. Ibu yakin
kalian semua pasti mampu membuat orang tua bangga. Apakah kalian siap ? NEW ERA semakin terbuka dan tak
terbatas.
Rabbaka Fa Kabbir
Kalabahi, 23 February 2023


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda